Lewati navigasi

Indonesia harus kembali diganjar prestasi buruk soal industri teknologi informatika (TI). Kali ini Indonesia harus turun peringkat dalam indeks daya saing industri teknologi TI.Hasil penelitian yang dilakukan Economics Intelligent Unit (EIU) yang disponsori BSA, menempatkan Indonesia diposisi 59 dunia, turun satu peringkat dari hasil studi sebelumnya di tahun 2008.

“Penelitian ini menunjukkan kalau negara yang memiliki hukum yang tegas terhadap hak kekayaan intelektual umumnya akan unggul dalam indeks daya saing IT,” jelas Direktur BSA Asia Pasifik Claro Parlede, saat konferensi pers di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (14/10/2009).

Penelitian yang telah memasuki tahun ketiga ini dilakukan dengan membandingkan perkembangan TI di 66 negara untuk melihat sejauh mana indeks daya saing TI di negara-negara tersebut. 19 dari 20 negara peringkat teratas dalam daftar indeks daya saing TI tahun lalu, kembali masuk ke dalam jajaran negara paling kompetitif.

Lima negara dengan TI paling kompetitif di Asia Pasifik adalah Australia, Singapura, Jepang, Taiwan, Korea Selatan, dan Selandia BaruSangat penting bagi pemerintah untuk mendukung inovasi dan mengambil langkah untuk merangsang hasil sektor informasi teknologi TI dalam menarik investor.

Selain itu juga terdapat prediksi teknologi informasi di thn 2010 yaitu:

Media Internet : Pengembangan aplikasi Internet makin meningkat. Alasan utamanya adalah karena dipandang lebih memberikan kemudahan dan keluwesan bagi jenis organisasi manapun. Kemudahan aplikasi berbasis Internet seperti e-Office menggunakan Google Documents, bahkan Social Networking Sites seperti Facebook akan semakin membuka peluang aplikasi-aplikasi lain seperti di lingkungan bisnis.

Mobile: Mengulang sukses ditahun 2009, perangkat mobile yang mengedepankan fitur social network akan tetap menghiasi perkembangan ditahun 2010. Persaingan antar vendor yang besar dengan vendor-vendor dari asia menyebabkan fasilitas dari tiap perangkat mobile semakin meningkat dan bervariatif, selain itu harganyapun diprediksi akan semakin murah karena ketatnya persaingan. Handphone-handphone ini diprediksi akan terus mengadopsi content yang terus tumbuh di internet dan juga mengadobsi teknologi terbaru dari sisi koneksi internetnya. Handphone berjenis touchscreen dan QWERTY Keypad akan menghiasi pasar handphone di Indonesia.



Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.